Pengeboran Air Bersih di KUA Larangan Pamekasan: Upaya Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Masyarakat

PAMEKASAN, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, kini tengah melaksanakan proyek pengeboran sumur air bersih. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan fasilitas pelayanan publik, khususnya terkait kebutuhan air bersih. Dana pengeboran ini murni hibah dari masyarakat dan pengusaha rokak yang peduli terhadap fasilitas umum.

Selama ini, ketersediaan air bersih KUA tergantung pada sumur tetangga, pada pertenggahan musim kemarau kemaren banyak sumur konfensional mati akibat dari menjamur sumur bor disekitar. Mudenar selaku Kepala KUA kecamatan Larangan memutar otak mencari jalan alternatif. jika bergantung pada BOP Kua mustahil bisa memilki sumur bor. Berokahnya bersilaturahmih, Allah pertemukan dengan orang yang ikhlas bersedia membiayainya. Saya bersyukur, mengingat, kebutuhan air sangat vital bagi operasional kantor, mulai dari keperluan wudhu bagi calon pengantin dan pengunjung, hingga menjaga kebersihan fasilitas umum di lingkungan KUA.

Fokus pada Standar Pelayanan Publik

Kepala KUA Larangan menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama untuk memberikan kenyamanan maksimal kepada masyarakat.

“Air adalah kebutuhan dasar. Dengan adanya pengeboran sumur baru ini, kami berharap pelayanan kepada masyarakat tidak lagi terkendala masalah air, baik untuk keperluan di aula nikah maupun operasional harian,” ujarnya.

Dampak Positif bagi Warga Sekitar

Selain untuk kepentingan internal kantor, proyek pengeboran ini juga mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Berikut adalah beberapa poin utama manfaat dari proyek tersebut:

  • Kelancaran Ibadah: Memastikan fasilitas wudhu selalu tersedia bagi jamaah dan pengunjung.
  • Kebersihan Lingkungan: Menjamin ketersediaan air untuk pemeliharaan gedung dan taman di area KUA.
  • Efisiensi Pelayanan: Petugas tidak lagi perlu khawatir dengan keterbatasan air saat melayani agenda padat di kantor.

Target Penyelesaian

Proses pengeboran ini berlangsung selama 2 hari, permukaan air yang dangkal berpengaruh pada lamanya proses pekerjaan. proses pekerjaan dimulai tanggal 14 September 2025 dan selesai tanggal 15 September 2025.

Diharapkan dengan tuntasnya pengeboran ini, KUA Larangan dapat menjadi contoh kantor layanan publik yang mandiri secara fasilitas dan senantiasa mengedepankan kepuasan masyarakat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top