OBROLAN SANTAI DAN BERMANFAAT BERSAMA KARYAWAN, PENYULUH AGAMA ISLAM DAN PENGAWAS KECAMATAN LARANGAN

oplus_0

KUA Larangan Kabupaten Pamekasan mengadakan acara “Obrolan Santai dan Bermanfaat” pada 24 November 2025, dihadiri oleh karyawan, penyuluh agama Islam, dan pengawas Kecamatan Larangan. Acara ini bertujuan meningkatkan silaturahmi dan kerjasama antar pegawai serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selamat datang kepada semua yang hadir. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat dan mempererat hubungan antar pegawai,” ujar H. Mudenar, Kepala KUA Kecamatan Larangan.

Ibu Farida, salah satu pengawas, membagikan pengalamannya tentang pentingnya kerjasama tim dalam meningkatkan kualitas pelayanan. “Kerjasama tim yang baik dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja, sehingga kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Muhamad Ismail, salah satu penyuluh agama Islam, menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Saya sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Semoga kita dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kita kepada masyarakat,” katanya.

Acara ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mempererat hubungan antar pegawai. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

1 komentar untuk “OBROLAN SANTAI DAN BERMANFAAT BERSAMA KARYAWAN, PENYULUH AGAMA ISLAM DAN PENGAWAS KECAMATAN LARANGAN”

  1. “Menurut saya, peningkatan pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan dengan memaksimalkan fasilitas digital yang sudah tersedia di KUA. Kita sudah memiliki komputer dan jaringan internet, sehingga peran Modin/P3N sebenarnya sangat memungkinkan untuk dilibatkan dalam proses pendaftaran nikah secara online. Namun, sebelum pelaksanaan tersebut berjalan, tentu perlu ada pelatihan khusus bagi Modin/P3N agar mereka memahami alur sistem, teknis pengisian data, hingga penggunaan aplikasi online. Dengan adanya pelatihan, Modin dapat menjalankan tugas secara tepat, dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, tertib, dan semakin mudah dijangkau.”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top