
Joyful Ramadhan di Majelis Ta’lim Baitul Maqdis, KUA Larangan Hadirkan Spirit “The Most KUA: Move for Sakinah Maslahat”
Semarak bulan suci Ramadan terus dirasakan masyarakat Kecamatan Larangan melalui berbagai kegiatan pembinaan keagamaan. Salah satunya melalui program “The Most KUA: Move for Sakinah Maslahat” dalam rangkaian Joyful Ramadhan yang digelar di Majelis Ta’lim Baitul Maqdis, Dusun Tomang Mateh, Desa Belumbungan, Kecamatan Larangan, Jumat (6/3).
Kegiatan ini merupakan bagian dari giat Kawal Larangan Joyful Ramadhan yang digagas KUA Larangan sebagai upaya mendekatkan dakwah dan pembinaan keluarga sakinah kepada masyarakat.
Acara diawali dengan sambutan Abdul Wafi yang mewakili Kepala KUA Larangan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program ini merupakan ikhtiar KUA untuk hadir lebih dekat di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan administrasi, tetapi juga dalam pembinaan spiritual dan penguatan nilai-nilai keislaman.
“Melalui program The Most KUA: Move for Sakinah Maslahat, kami berharap KUA bisa terus bergerak bersama masyarakat untuk membangun keluarga yang sakinah, masyarakat yang rukun, serta kehidupan yang penuh keberkahan,” ungkapnya.
Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 jamaah muslimat tersebut berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Para jamaah tampak antusias mengikuti tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Holis Hendri sebagai pemateri utama.
Dalam ceramahnya, Ustadz Holis Hendri mengajak para jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan meningkatkan kualitas akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, Ramadhan adalah madrasah Ruhani yang melatih kesabaran, keikhlasan, serta kepedulian terhadap sesama.
“Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Ia adalah kesempatan untuk membersihkan hati, memperbaiki hubungan dengan Allah, sekaligus memperkuat hubungan dengan sesama manusia,” tuturnya.
Suasana majelis terasa hidup dengan perhatian penuh dari para jamaah yang menyimak setiap pesan yang disampaikan. Beberapa jamaah bahkan mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut karena memberikan semangat baru dalam menjalani ibadah di bulan suci.
Salah satu jamaah muslimat menyampaikan kesannya bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah kami merasa sangat senang. Tausiyahnya menyejukkan hati dan membuat kami semakin semangat menjalani ibadah Ramadhan,” ungkapnya.
Jamaah lainnya juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin di berbagai majelis taklim agar masyarakat semakin dekat dengan ilmu agama dan nilai-nilai kebaikan.
Melalui kegiatan Joyful Ramadhan ini, KUA Larangan berharap dakwah tidak hanya hadir di ruang-ruang formal, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dengan demikian, semangat membangun keluarga sakinah dan kemaslahatan umat dapat terus tumbuh dan mengakar di tengah kehidupan warga Kecamatan Larangan.
