

Larangan, 27/08/2025 rangkaian program Bhakti Muharram yang ditutup dengan acara peringatan Maulid Nabi SAW oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan pada tanggal 27 Agustus 2025, menjadi momen yang sangat spesial bagi 40 peserta dari berbagai daerah di Madura yang mengikuti lomba pidato tiga bahasa tingkat SMP/MTS se Madura. Acara ini berlangsung di Masjid Saifullah desa Larangan Dalam kecamatan Larangan dan dimeriahkan dengan pembacaan Shalawat oleh Ustadz Moh. Slamet Sugianto yang bersuara merdu dan khas.
Kepala KUA Kecamatan Larangan, H. Mudenar, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dan berharap peserta dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan. “Peringatan Maulid Nabi SAW ini bukan hanya sekedar perayaan, tapi juga kesempatan bagi kita untuk meningkatkan kecintaan dan kecerdasan beragama,” ujarnya.
Kasubbag TU Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan, H. Ilyasak, juga memberikan sambutan dan menekankan pentingnya meningkatkan kualitas pendidikan agama di kalangan siswa. “Pendidikan agama sangat penting dalam membentuk karakter dan akhlak siswa. Oleh karena itu, kita harus terus meningkatkan kualitas pendidikan agama di sekolah-sekolah,” katanya.
Pada kesempatan ini, juga dilaksanakan penyerahan hadiah juara lomba pidato tiga bahasa. Jaka Lesamana, siswa MTs. Nurut Thullab, Gunung Eleh Kadungdung Sampang, yang menjadi juara 1 pidato bahasa Madura, menyampaikan kesan dan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraihnya. “Saya sangat senang dan bangga dapat menjadi juara 1 pidato bahasa Madura. Saya berharap dapat terus meningkatkan kemampuan saya dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan dan menjadi contoh bagi teman-teman saya,” ujarnya dengan penuh semangat.
Ketua dewan juri, Muhamad Ismail, juga menyampaikan pesan dan kesan setelah menilai kemampuan peserta dalam lomba pidato tiga bahasa. “Saya sangat impressed dengan kemampuan peserta dalam menyampaikan pidato tiga bahasa. Mereka memiliki potensi yang besar untuk menjadi agen perubahan yang positif di masyarakat,” katanya.
Peringatan Maulid Nabi SAW ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap agama Islam serta meningkatkan kualitas pendidikan agama di kalangan siswa. Dengan demikian, kita dapat membentuk generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kecerdasan beragama yang tinggi.